Langsung ke konten utama

Cara Membuat Simpul Mati

Simpul mati atau reef knot (disebut juga sebagai square knot) merupakan salah satu simpul mendasar dalam kepramukaan dan kehidupan sehari-hari. Bagi seorang pramukabaik pramuka siaga, pramuka penggalang, pramuka penegak maupun pandega seharusnya menguasai simpul mati ini.

Kegunaan simpul mati adalah untuk menyambung dua buah tali yang sama besar dan dalam keadaan kering. Ini berbeda dengan simpul anyam yang digunakan untuk menyambung dua buah tali yang besarnya berbeda. Ataupun dengan simpul nelayan (simpul Inggris) yang digunakan untuk menyambung tali yang basah atau licin. Di samping untuk menyambung tali, simpul mati juga digunakan untuk menali perban segi tiga (mitela) saat melakukan PPPK. Dengan fungsi dan kegunaannya, simpul mati akan sangat sering digunakan oleh seorang pramuka baik ketika mengikuti kegiatan kepramukaan maupun di kehidupan sehari-hari.

Cara Membuat Simpul Mati

Setelah mengetahui kegunaan simpul mati, sekarang saatnya seorang pramuka belajar cara membuat simpul mati. Caranya gampang, silakan lihat gambar berikut:



Untuk memudahkan instruksi, dalam tutorial membuat simpul mati ini kita ibaratkan sedang menyambung dua buah tali yang satu berwarna biru dan satunya lagi berwarna putih. Langkah-langkah membuat simpul mati adalah sebagai berikut:
  1. Letakkan ujung tali putih di atas ujung tali biru.
  2. Lingkarkan ujung tali putih ke bawah tali biru kemudian lingkarkan lagi ke atas.
  3. Balik arah ujung tali biru yang tadinya ke arah kanan menjadi ke arah kiri . Demikian juga dengan ujung tali putih, balik ke arah kanan dan letakkan ujungnya di atas ujung tali biru.
  4. Ulangi langkah pada nomor dua.
  5. Tarik masing-masing ujung tali sehingga simpul menjadi kencang.
  6. Dan selesai, simpul mati atau reef knot atau square knot telah jadi.

Komentar

Postingan Populer

Cara Membuat Simpul Hidup

Simpul hidup merupakan simpul paling dasar. Simpul hidup atau  overhand knot  juga menjadi simpul yang mendasari pembuatan simpul-simpul lainnya seperti  simpul mati dan simpul nelayan atau simpul kembar. Simpul hidup digunakan sebagai simpul pada ujung tali untuk menjaga agar jalinan tali di ujung tali tidak terurai serta menjaga tali dari pergeseran. Di kepramukaan, simpul hidup termasuk salah satu simpul yang harus dikuasai oleh para pramuka. Simpul ini termasuk salah satu simpul yang diujikan dalam Syarat Kecakapan Umum baik untuk pramuka siaga (SKU Bantu Nomor 34) maupun SKU Penggalang ( SKU Penggalang Ramu  Nomor 23). Cara Membuat Simpul Hidup Untuk membuat  simpul hidup  sangatlah mudah. Caranya buatlah sosok (lingkaran) kemudian masukkan salah satu ujung tali ke dalam sosok tersebut kemudian eratkan (tarik kedua ujung tali) hingga sosok tadi mengencang. Lebih jelasnya perhatikan gambar : Selain overhand knot juga dikenal...

Pengertian Pramuka Beserta Tujuan, Fungsi, Prinsip dan Metodenya

PENGERTIAN PRAMUKA – Pengertian kepramukaan, gerakan pramuka, dan pramuka sering kali disamakan, bahkan saling tertukar. Jangankan oleh orang yang awam kepramukaan dan tidak pernah menjadi pramuka, banyak di antara anggota gerakan pramuka sendiri yang bingung dalam menerangkan pengertian ketiga hal tersebut. Padahal dari ketiga hal tersebut mengandung pengertian yang berbeda namun saling terkait. Pada postingan kali ini kami akan memberikan sedikit perbedaan pengertian tentang kepramukaan, gerakan pramuka dan pramuka. Selain itu kami akan memberikan membahas mengenai tujuan, fungsi, prinsip dan metode kepramukaan. Pengertian Pramuka Pramuka adalah sebutan bagi para anggota gerakan pramuka yang meliputi pramuka siaga, penggalang, penega dan pandega. Kelompok anggota yang lain ialah pembina pramuka, andalana, pelatih, pamong saka, staf kwartir dan majelis pembimbing. Seorang pramuka harus telah dilantik menjadi anggota pramuka dengan mengucapkan janji (satya) pramuka. ...

Struktur Organisasi Gerakan Pramuka

Struktur Organisasi Gerakan Pramuka  adalah bagan atau skema yang menggambarkan tingkatan-tingkatan organisasi Gerakan  Pramuka  mulai dari tingkatan yang paling bawah sampai dengan yang paling atas beserta mekanisme  kerjanya. Dengan struktur organisasi tersebut, Gerakan Pramuka sebagai organisasi kepanduan di Indonesia dapat menyusun dan menata organisasi gerakan pramuka dari tingkat Nasional, Daerah, Cabang, Ranting, sampai ke  Gugusdepan . Sehingga organisasi dapat berjalan dengan efektif. Struktur organisasi Gerakan Pramuka diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 220 Tahun 2007 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pokok-Pokok Organisasi Gerakan Pramuka. Dalam keputusan ini juga diatur tentang tugas pokok dan fungsi Gerakan Pramuka, pembagian tugas dan tanggung jawab, musyawarah, dan garis hubungan dalam organisasi Gerakan Pramuka. Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 220 Tahun 2007 tentang Petunjuk Penyelen...

SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI SAKO SPN CABANG SUBANG

GERAKAN PRAMUKA INDONESIA ( The Indonesia Scout Movement ) Sejarah Kepramukaan Scouting  di Indonesia dikenal dengan istilah Kepramukaan, dikembangkan oleh Lord Baden Powell sebagai cara membina kaum muda di Inggris yang terlibat dalam kekerasan dan tindak kejahatan, beliau menerapkan  scouting  secara intensif kepada 21 orang pemuda dengan berkemah di pulau Brownsea selama 8 hari pada tahun 1907. Pengalaman keberhasilan Baden Powell sebelum dan sesudah perkemahan di Brownsea ditulis dalam buku yang berjudul “ Scouting for Boy ”. Melalui buku “Scouting for Boy” itulah kepanduan berkembang termasuk di Indonesia. Pada kurun waktu tahun 1950-1960 organisasi kepanduan tumbuh semakin banyak jumlah dan ragamnya, bahkan diantaranya merupakan organisasi kepanduan yang berafiliasi pada partai politik, tentunya hal itu menyalahi prinsip dasar dan metode kepanduan. Keberadaan kepanduan seperti ini dinilai tidak efektif dan tidak dapat mengimbangi perkembangan jaman ser...

Cara Membuat Simpul Kembar atau Nelayan

Simpul Nelayan, Simpul Kembar, Simpul Inggris, atau Fisherman's Knot . Banyak nama yang disandang oleh simpul ini. Selain itu simpul nelayan juga kerap disebut juga sebagai simpul portugis, angler's knot, English knot, halibut knot, waterman's knot, serta portuguese knot. Namun diantara abanyak nama tersebut tampaknya yang lebih familiar di Indonesia untuk menyebut nama simpul ini adalah simpul kembar atau simpul nelayan. Nama  simpul kembar  merujuk kepada bentuk simpul ini yang sebenarnya merupakan gabungan dari dua buah simpul hidup. Sedangkan penyebutan sebagai simpul nelayan (fisherman's knot) selain lantaran kerap digunakan sebagai penyambung nilon (tali) pancingan juga sering digunakan untung menyambung dua utas tali yang dalam kondisi basah. Cara Membuat Simpul Kembar atau Nelayan Seperti diuraikan di awal, simpul nelayan, simpul kembar, simpul inggris, simpul portugis (fisherman's knot) sebenarnya merupakan gabungan dari dua buah simpul hidup pada mas...